Minggu, 01 Februari 2026

Puisi Karya: Mutiara Asyifa Bilquina. Judul: Ibuku, Kekuatanku.

Puisi

Karya: Mutiara Asyifa Bilquina.

Judul: Ibuku, Kekuatanku.

Ibuku, Kekuatanku.

Sembilan bulan, itu jarak yang ia tempuh, itu waktu yang ia habiskan dengan aku yang menjadi bagian dari dirinya.


Dua badan dalam satu raga.


Kulitku yang masih merah dari rahimnya, ia tiupi dengan sisa hembusan nafasnya. Nyawanya yang ia taruhkan saat melahirkanku.Seperti bernegosiasi dengan takdir antara hidup dan mati.


  Saat aku menangis tak pernah ia menutup telinganya.Seorang ibu akan memperjuangkan buah hatinya sampai di ujung dunia sekalipun. 


  Ibuku, yang selalu meminta menyalurkan bebanku pada nya seolah membaca kata kata yang bukan di ucapkan dari lisanku tapi diriku.


   Jika ada hujan di dalam hidupku maka ia menjadi pohon rindang tempat ku berteduh, pohon yang siap tertiup angin, yang siap daun nya gugur untuk menahan badai yang datang dan melindungi siapapun yang menepi dan berteduh di bawah daun nya yang lebat dan rindang.


Anak panah yang menusukku belum ada apa apa nya saat aku di hadapan dirimu, Ibu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar