Minggu, 01 Februari 2026

Cerita Percakapan Temanku yang diam diam membenci ku karya: Aurora Deana

Cerita Percakapan 


Temanku yang diam diam membenci ku

karya: Aurora Deana 


Di suatu hari, ada dua pemudi yang terlihat sangat dekat, dua pemudi itu bernama "Asyilla" dan "Fiony".

Mereka terbilang sangat dekat karena mereka dari kecil hingga smp selalu bersama.


Suatu hari, Fiony bermain bersama teman lain, tidak mengajak Asyilla, Asyilla tampak cemburu melihat Fiony dekat dengan temannya yang lain.


Asyila berkata kepada Fiony

asyilla: "tampaknya kamu sudah melupakan aku ya ny"

lalu fiony menjawab

fiony: "melupakanmu dari mana? aku  hanya bermain bersama teman yang lain."

lalu, asyila menjawab perkataan fiony

asyilla: "tetapi mengapa kamu tidak mengajak ku bermain?"

cekcok pun disitu mulai memanas karena asyila yang tidak terima fiony bermain dengan yang lain.


Setelah kejadian itu, fiony menjadi jaga jarak terhadap asyila, asyila menyebarkan fintah yang tidak tidak.

Fiony tidak terima, karena dia memang tidak melakukan yang di fitnahnya, ternyata dan ternyata, asyila mendekati fiony dari kecil hanya untuk hartanya fiony, setelah mendengar cerita itu, fiony merasa sakit hati dan tidak ingin bertemunya lagi dengan asyilla


Asyila tiba tiba menyebarkan bahwa dia memang benci dari kecil, karena fiony siswi yang berprestasi, Asyilla tidak ingin tersaingi oleh fiony, seminggu kemudian, asyilla kembali ngechat kepada fiony, isi chat itu adalah

Asyilla: "Fiony, aku ingin meminta maaf kepada kamu."

Fiony: "kenapa? kau baru sadar pelakuan mu tidak pantas?"

Asyilla: "fiony, aku tau itu perlakuan yang tidak pantas, tetapi aku ingin minta maaf terhadap mu."

Fiony: "yasudah, aku sudah memaafkan mu dari waktu itu"

Asyilla: "Serius? terimakasih yaa fiony"

fiony pun menjawab 

Fiony: "yaa syila sama sama, tetapi kita tidak akan bisa bermain dengan ku lagi."


dan cerita percakapan itu pun selesai

Puisi Kenzi Kupu-kupu

Puisi 

Kenzi

Kupu-kupu



Kau bagaikan kupu-kupu karna kau

Sangat indah


Kupu-kupuku kau Sangat lucu seperti

Sahabatku 


Kupu-kupuku kau

Sangat banyak tetapi 

Aku hanya bisa melihatmu karna kau begitu indah

Puisi Karya: Mutiara Asyifa Bilquina. Judul: Ibuku, Kekuatanku.

Puisi

Karya: Mutiara Asyifa Bilquina.

Judul: Ibuku, Kekuatanku.

Ibuku, Kekuatanku.

Sembilan bulan, itu jarak yang ia tempuh, itu waktu yang ia habiskan dengan aku yang menjadi bagian dari dirinya.


Dua badan dalam satu raga.


Kulitku yang masih merah dari rahimnya, ia tiupi dengan sisa hembusan nafasnya. Nyawanya yang ia taruhkan saat melahirkanku.Seperti bernegosiasi dengan takdir antara hidup dan mati.


  Saat aku menangis tak pernah ia menutup telinganya.Seorang ibu akan memperjuangkan buah hatinya sampai di ujung dunia sekalipun. 


  Ibuku, yang selalu meminta menyalurkan bebanku pada nya seolah membaca kata kata yang bukan di ucapkan dari lisanku tapi diriku.


   Jika ada hujan di dalam hidupku maka ia menjadi pohon rindang tempat ku berteduh, pohon yang siap tertiup angin, yang siap daun nya gugur untuk menahan badai yang datang dan melindungi siapapun yang menepi dan berteduh di bawah daun nya yang lebat dan rindang.


Anak panah yang menusukku belum ada apa apa nya saat aku di hadapan dirimu, Ibu.

Cerita percakapan Di antara lampu panggung hanya kamu yang aku lihat karya: Yumna Azzahra Sofian

Cerita percakapan 


Di antara lampu panggung hanya kamu yang aku lihat 


karya:  Yumna Azzahra Sofian 


Kamu  hanya seorang fans di barisan penonton cahaya panggung yang menyilaukan , teriakan yang menggema, tapi entah kenapa...... pemandangan Bima sama sesekali terasa berhenti di tempatmu.


Setelah konser kamu membantu di backstage hanya sebagai volunteer kecil,saat lewat bima menunduk sedikit, matanya mengenalimu.

" Kamu..... bukannya fans aku ya?" Ucap nya dengan lembut,

" Iya kak" 


Dia tersenyum, lalu menyodorkan sebuah botol yang berisi air.

" Kamu minum dulu aja, btw makasih untuk selalu hadir dan memberikan dukungan buat aku." 


" Sama-sama kak "


Lampu ruangan redup, tapi matanya bersinar. Dan di tengah segala hiruk pikuk dunia idol kamu sadar Bima bukan sekedar wajah di layar panggung tapi dia nyata.

Puisi Karya:M.Razka Athalla Serigala putih

 Puisi

Karya:M.Razka Athalla 

Serigala putih


Serigala yang sangat cepat

Dia sangat disukai

Tidak ada yang membencinya

Semua hewan memujinya



Dia berkeliling

Bersikap dengan baik

Dia sangat sempurna

Bulu dia halus dan indah


Tapi awalnya

Dia hanya serigala biasa

Dia berlatih agar menjadi cepat

Merawat bulunya

Dan merubah sikapnya

Dia berusaha dan mendapatkan hasilnya

Puisi Keenan Atharizz M Arwanaku

 Puisi

Keenan Atharizz M

Arwanaku


Arwanaku

Warna sisikmu merah 

bagus sekali 

indah untuk di pandang


Arwanaku berenang renang

Saat di kasih makan 

Badanmu besar 

engkau ku sayang 


Oo arwanaku

Engkau sangat indah 

Sampai aku terhibur 

Saat melihatmu

Puisi Kura-kuraku Karya:M. Shakiel. F

 Kura kuraku

Tempurungmu keras

Keras sekali

Tangan dan kakimu lembut sekali

Sangat enak dipegang


Karya:M. Shakiel. F


Kura kuraku berjalan jalan

Saat kupegang

Lehermu panjang

Memakan ikan kecil

Engkau ku sayang


Oh kura kuraku

Kamu suka berenang renang

Kamu juga suka makan yang lahap

Makan ikan kecil ataupun pelet besar

Kura kura yang sangat lucu